Minggu, 06 Desember 2009

A. PERKEMBANGBIAKAN SECARA SEKSUAL

Sangat diperlukan dalam pemuliaan tanaman karena dapat menimbulkan keragaman genetic

Struktur Bunga

1. Bunga Lengkap : kelopak, mahkota, benang sari, putik

2. Bunga sempurna : benang sari & putik-------- 1 bunga

3. Bunga tidak sempurna : hanya ada benang sari atau putik saja -------- 1 bunga

PERBANYAKAN SECARA SEKSUAL 2 GENERASI

Sel telur yang dibuahi ( Zigot )

Biji

Tanaman Generasi sporofit

Bunga Diploid ( 2 n )

Mikrospora/spora (dlm bakal buah) Megaspora/spora

(dlm benang sari)

Serbuk sari

Kepala putik kantong embrio generasi

gametofit

Buluh Sari

Tangkai putik (n) Sel telur yang telah dibuahi (zigot)

B. PERKEMBANGBIAKAN SECARA ASEKSUAL

KLON : * Sekelompok tanaman yang diperoleh dari perbanyakan vegetatif

* Anggota populasi mempunyai susunan genetik yang sama

APOMIKSIS :

Menghasilkan biji tetapi :

1. Embrio yang berkembang tidak merupakan paduan gamet jantan dan gamet betina

2. Embrio berkembang dari sel telur yang tidak direduksi (2 n)

PARTHENOGENESIS :

Apabila embrio yang terjadi berasal dari gamet yang tidak dibuahi

a) Parthenogenesis haploid :

b) Parthenogenesis diploid

APOGAMI :

Embrio yang terjadi bukan berasal dari sel telur tetapi berasal dari inti sinergid dan antipoda ataupun dari

sel diluar kandung embrio

a) Apogami haploid

b) Apogami diploid

PARTHENOKARPI :

Kejadian dimana pada pembentukan buah tidak disertai dengan pembentukan biji

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar